Seiring dengan perkembangan informatisasi pendidikan, bilik video pengajaran multimedia bergerak banyak digunakan di ruang kelas untuk membantu guru menampilkan dokumen pengajaran, dan lain sebagainya. Namun, beberapa guru berpendapat bahwa menampilkan materi pengajaran di ruang kelas akan memperlambat kemajuan pengajaran dan hanya membuang-buang waktu. Bagaimana pendapat Anda tentang hal ini?
Editor secara pribadi berpendapat bahwa gagasan seperti itu keliru bagi para guru. Siswa menempati posisi dominan di kelas, dan guru harus memberikan ruang penuh bagi subjektivitas pembelajaran siswa dan kepemimpinan guru. Sebagai guru yang dekat dengan masyarakat, Anda harus mengubah metode pengajaran dan konsep pengajaran pendidikan tradisional yang berorientasi pada ujian, mengingat misi mengajar dan mendidik masyarakat, dan menjadikan siswa benar-benar sebagai inti utama di kelas.
Di ruang kelas pengajaran tradisional, guru berbicara dan siswa mendengarkan, dan terdapat kekurangan pengajaran interaktif. Di ruang kelas multimedia dengan bilik video, guru dapat menampilkan materi yang relevan seperti rencana pelajaran, contoh pengajaran, dll. di bilik tersebut, sambil menyampaikan pengetahuan dan menampilkan poin-poin pengetahuan, sehingga siswa dapat lebih memahami poin-poin pengetahuan tersebut.
Di masa lalu, di ruang kelas, guru-guru telah sepenuhnya larut dalam suasana pengajaran di kelas. Setelah memiliki kamera dokumen videoDengan begitu, guru dapat mencuci dan memajang materi yang relevan seperti rencana pelajaran dan contoh pengajaran di stan, sambil mengajarkan pengetahuan dan menunjukkan poin-poin pengetahuan, sehingga siswa dapat lebih memahami poin-poin pengetahuan tersebut.
Dalam pengajaran demonstrasi, guru dapat menggunakanvisualisasi nirkabelUntuk turun dari podium dan memajang pekerjaan rumah atau karya siswa di bawah stan. Sistem ini mendukung pengajaran perbandingan dua layar atau empat layar, dan siswa dapat melihat konten yang disajikan dengan jelas. Saksikan karya teman sekelas Anda dan motivasi diri untuk meningkatkan kemampuan.
Tidak hanya itu, perangkat lunak anotasi gambar yang mendukung bilik nirkabel dapat menggantikan papan tulis dengan sempurna. Guru dapat menambahkan, menyalin, memotong, menempel, dan melakukan operasi lain pada konten yang ditampilkan, seperti gambar, teks, garis, persegi panjang, elips, dll., sehingga menghemat waktu dan tenaga.
Siswa adalah individu yang sedang berkembang dan berada dalam posisi dominan. Guru adalah pembimbing dan pendorong pembelajaran siswa. Mereka seharusnya mengajari siswa cara belajar di kelas, bukan sekadar menanamkan pengetahuan kepada siswa.
Oleh karena itu, ruang kelas seharusnya didominasi oleh siswa, dan pengajaran interaktif dapat mewujudkannya. Yang perlu dilakukan guru adalah membimbing siswa untuk belajar dan meningkatkan kemampuan belajar mandiri mereka. Jadi, bagaimana menurut Anda?
Waktu posting: 10 Juni 2022



