Jika Anda adalah manajer tim baru atau sedang menyampaikan presentasi di depan sekelompok orang asing, mulailah pidato Anda dengan kegiatan pemecah kebekuan (icebreaker).
Mengawali kuliah, rapat, atau konferensi Anda dengan aktivitas pemanasan akan menciptakan suasana santai dan meningkatkan perhatian. Ini juga merupakan cara yang bagus untuk mendorong partisipasi dari karyawan yang tertawa bersama dan merasa lebih nyaman berinteraksi satu sama lain.
Jika Anda ingin memperkenalkan topik yang rumit secara perlahan, mulailah dengan permainan kata. Apa pun subjek pidato Anda, mintalah audiens untuk memilih kata pertama dari daftar kata yang mereka miliki.Sistem respons audiens interaktif.
Untuk versi permainan kata yang lebih seru dan membuat karyawan tetap waspada, gunakan Catchbox. Minta audiens Anda untuk mengoper mikrofon ke rekan-rekan mereka sehingga semua orang termotivasi untuk berpartisipasi – bahkan mereka yang menghindari perhatian di sudut ruangan yang jauh.
Apakah Anda mengadakan rapat yang lebih kecil? Cobalah permainan dua kebenaran dan satu kebohongan. Karyawan menuliskan dua kebenaran tentang diri mereka sendiri dan satu kebohongan, kemudian rekan-rekan mereka perlu menebak pilihan mana yang merupakan kebohongan.
Ada banyak permainan pemecah kebekuan yang bisa dipilih, jadi pastikan untuk melihat postingan ini dari The Balance untuk ide-ide lainnya.
Libatkan Audiens Anda dengan Pertanyaan
Alih-alih menunda sesi tanya jawab hingga akhir kuliah, berinteraksilah dengan pendengar Anda melalui sistem respons audiens.
Mendorong pertanyaan dan umpan balik sepanjang sesi akan membuat pendengar lebih memperhatikan karena mereka memiliki peran dalam mengarahkan ceramah atau acara Anda. Dan, semakin Anda melibatkan audiens Anda dalam materi, semakin baik mereka akan mengingat informasi tersebut.
Untuk memaksimalkan partisipasi audiens, sertakan berbagai pertanyaan seperti benar/salah, pilihan ganda, peringkat, dan jajak pendapat lainnya.Kliker Respons Audiens
Memungkinkan peserta untuk memilih jawaban dengan menekan sebuah tombol. Dan, karena tanggapan bersifat anonim, peserta tidak akan merasa tertekan untuk menemukan pilihan yang benar. Mereka akan terlalu fokus pada pelajaran tersebut!
Sistem respons audiens bergaya clickerSistem yang mudah diatur dan dikelola adalah Qlicker dan Data on the Spot. Seperti sistem lainnya, Qlicker dan Data on the Spot juga menyediakan analitik waktu nyata yang memungkinkan Anda mengetahui apakah audiens memahami ceramah sehingga Anda dapat menyesuaikan presentasi Anda accordingly.
Selain itu, studi menunjukkan bahwa mahasiswa yang menggunakan sistem respons audiens, seperti clicker, dibandingkan dengan metode mengangkat tangan standar, melaporkan partisipasi yang lebih tinggi, emosi positif, dan lebih cenderung menjawab pertanyaan dengan jujur.
Cobalah menggunakannya di acara Anda berikutnya dan lihat seberapa responsif dan penuh perhatian audiens Anda.
Waktu posting: 09-09-2021



