Manfaat sistem respons siswa untuk kelas.

Ruang kelas ARS

Sistem respons siswaadalah alat yang dapat digunakan dalam skenario pengajaran daring atau tatap muka untuk memfasilitasi interaktivitas, meningkatkan proses umpan balik di berbagai tingkatan, dan mengumpulkan data dari siswa.

Praktik dasar

Praktik-praktik berikut dapat diperkenalkan ke dalam pengajaran dengan pelatihan minimal dan investasi waktu awal yang minim:

Periksa pengetahuan awal siswa saat memulai topik baru, agar irama pengajaran dapat disesuaikan dengan tepat.

Pastikan siswa memahami ide dan materi yang disampaikan dengan baik sebelum melanjutkan ke materi berikutnya.

Adakan kuis formatif di kelas tentang topik yang baru saja dibahas dan berikan umpan balik korektif segera dengansistem respons audiens.

Memantau kemajuan sekelompok siswa sepanjang tahun, melalui pengamatan umum terhadap hasil kegiatan SRS dan/atau tinjauan formal terhadap hasilnya.

Praktik lanjutan

Praktik-praktik ini membutuhkan kepercayaan diri yang lebih besar dalam menggunakan teknologi dan/atau investasi waktu untuk mengembangkan materi.

Merekonstruksi (membalik) perkuliahan. Mahasiswa berinteraksi dengan materi sebelum sesi (misalnya melalui membaca, mengerjakan latihan, menonton video). Sesi kemudian menjadi serangkaian aktivitas interaktif yang difasilitasi melalui berbagai teknik SRS, yang dirancang untuk memeriksa apakah mahasiswa telah melakukan aktivitas pra-sesi, mendiagnosis aspek yang paling mereka butuhkan bantuannya, dan mencapai pembelajaran yang lebih mendalam.

Mengumpulkan umpan balik unit/elemen dari siswa. Berbeda dengan metode lain, seperti survei online, penggunaan Qomoremote siswaMetode ini menghasilkan tingkat respons yang tinggi, memungkinkan analisis langsung, dan memungkinkan pertanyaan pendalaman tambahan. Terdapat sejumlah teknik untuk menangkap komentar dan narasi berkualitas, seperti pertanyaan terbuka, penggunaan kertas, dan kelompok fokus mahasiswa sebagai tindak lanjut.

Memantau kemajuan setiap siswa sepanjang tahun (memerlukan identifikasi siswa dalam sistem).

Mencatat kehadiran mahasiswa di kelas praktik.

Ubah beberapa tutorial kelompok kecil menjadi lebih sedikit tutorial kelompok yang lebih besar, untuk mengurangi tekanan pada staf dan sumber daya ruang fisik. Penggunaan berbagai teknik SRS mempertahankan efektivitas pendidikan dan kepuasan siswa.

Memfasilitasi pembelajaran berbasis kasus (CBL) dalam kelompok besar. CBL membutuhkan interaksi tingkat tinggi antara siswa dan tutor, sehingga biasanya hanya efektif bila digunakan dengan kelompok siswa kecil. Namun, penggunaan berbagai teknik SRS dasar memungkinkan implementasi CBL secara efektif untuk kelompok yang lebih besar, yang secara signifikan mengurangi tekanan pada sumber daya.


Waktu posting: 03-Des-2021

Kirim pesan Anda kepada kami:

Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami.